Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Manusia Penolak Bantuan Tuhan

~ Manusia-manusia Penolak Bantuan Tuhan ~ Berangkat dari sebuah hasil pengamatan, bahwa; (bahkan) yg free (gratis) itu bisa laku/diminati kalau terkait hal bersifat duniawi, sedangkan untuk hal yang berkaitan dengan masalah yg bersifat ukhrawi, tidak. Mulai dari makan diwarung gratis, nonton pestival budaya/musik gratis, nonton pertandingan olahraga gratis, hingga karaoke gratis, kesemuanya itu merupakan contoh hal yg bersifat duniawi yg banyak diminati oleh penduduk bumi, apapun agamanya, termasuk yg muslim. Adapun jika yg gratis itu berkaitan dengan hal yg bersifat ukhrawi seperti - dalam kehidupan umat muslim misalnya - pengajian (kajian kitab kuning/putih) gratis dan ngaji (belajar membaca Alqur'an) gratis, alangkah betapa sedikit peminatnya. Kecuali kegiatan keagamaan semisal tabligh akbar, kegiatan ini, kadang kala memiliki banyak peminat. Tapi,,,itu pun kalau pematerinya seorang yg terkenal atau dari luar daerah, baik karena pernah disorot oleh media maupun karena pernah me...

Saksi-Bisu Dalam Islam

~ Saksi Bisu dalam Islam ~ *bisa jadi bahan renungan buat yg uijan semester. Hehehe* Saksi bisu merupakan dua suku kata yang kebanyakan digunakan oleh sepasang anak manusia yang sedang dimabuk cinta. Entah itu yang sudah terikat oleh tali suci pernikahan, maupun yang masih memperjuangkan (jangan baper. Hehe). Bagi sepasang anak manusia tersebut, benda-benda mati, seperti; rerumputan, bebatuan, dedaunan, dan semua benda mati yang ada disekeklilingnya saat memaduh kasih akan diklaimnya sebagai saksi bisu keromantisan hubungan mereka. Mengenai kapan benda-benda mati itu bersaksi, bagi mereka itu bukan menjadi suatu hal yang patut dipertanyakan, karena disatu sisi dua suku kata tersebut tujuannya digunakan hanya sebagai bumbu pemanis hubungan semata, dan disisi yang lain saksi yang bisu (benda matai) tidak mungkin bisa memberi saksi. Maka tidak heran, jika kemudian tidak ada rasa risih bertindak tanduk disekeliling benda-benda mati itu. Lalu bagaimana dengan Islam? Dalam ajaran Islam, be...